Percakapan tentang adik bayi beberapa bulan belakangan ini kembali menghangat dirumah kami. Topiknya tetep sama. "Irsyad kepengen punya adik bayi".Suatu hari dia datang pada Ayah yang lagi asik nonton TV. Sambil berkacak pinggang Irsyad bilang " Ayah, Irsyad pingin punya adik bayi, Sofort (sesegera mungkin)"
Ayahnya langsung lompat dari sofa, dan dengan bergaya militer (sambil pake hormat) Ayahnya bilang " Siap laksanakan" "Baik Syad, akan Ayah laksanakan perintahnya sebaik baiknya"
Irsyad pun tersenyum puas, sambil berjalan meninggalkan Ayahnya, Irsyad sempat berkata "Irsyad mau adiknya DUA". *gubragh, Ayahpun pingsan* :D
Keinginan Irsyad untuk punya adik kayaknya emang udah dalam tahap *gak kuku* alias kepengen banget. Irsyad interes sekali sama anak bayi. Kalau ada ibu temennya yang jemput bawa bayi, Irsyad suka nyamperin sambil senyum2 liat si bayi. Di supermarket pernah Mi puyeng cari2 Irsyad kemana, taunya dia lagi asik aja senyum2 berdiri didepan stroller bayi, gak tau bayi sapa tuh.
Irsyad juga sering sekali minta Ummi atau Ayah untuk ngeliatin foto2 dia waktu bayi, sambil liat foto sambil heboh "Das bin Ich.... das bin ich... (itu saya... itu saya)" Lucu ya Mi... Isyad kepingin adik bayi Mi"
Selain itu pertanyaan2 seputar adik bayi pun sering sekali muncul. Misalnya "adik bayi itu datangnya dari mana sih Mi?"
Trus kita jelasin, bahwa adik bayi di berikan Alloh kepada suami istri yang sudah menikah. Adik bayi itu keciiilllll sekali sehingga harus dititipkan dulu di perut Ibunya sampai dia cukup besar dan kuat untuk tinggal didunia seperti Irsyad. Selama diperut dia makan dan minum dari makanan yang dimakan Ibunya, baru setelah lahir minum susu sampai kemudian dia besar dan kuat makan makanan seperti Isyad.
Seperti biasa bermunculan lah berbagai pertanyaan "Isyad dulu diperut Ummi juga? "
"Iya tentu...sambil diliatin foto Ummi waktu lagi hamil, diliatin gambar2 hasil usg dahulu"
"Kalau adik bayi diperut pipisnya gimana? pup nya gimana" dll dsb dkk, kadang sampai lieur jawabnya juga :D
Irsyad juga suka membawa adik bayi dalam doanya, terutama kalau mau tidur.Setelah doa sebelum tidur, Irsyad menambahkan sendiri doanya " Ya Alloh, Isyad mau bobo, tidak mau mimpi buruk, tidak mau ngompol, semoga besok Isyad lebih pintar lebih sholeh Amiin." " Ya Alloh, Isyad kepingiiiiiiin skali punya adik bayi, yang sehat, yang lucu, yang sayang sama Isyad, yang gak jelek, yang gak nakal, yang gak ganggu2 Isyad"
Kadang juga doanya ngelantur " Ya Alloh, nanti sama adik bayi Isyad mau beli mainan di Toys are us", mau beli si Rusty, di Rheneas, si yakah (teruslah disebutin naman2 figur lokomotif dari thomas the tank engine yang dia belum punya). Lah.... doanya jadi melenceng yak :D
Kadang suka kita tanya "emangnya Irsyad kalau punya adik mau bagaimana sih?"
Kata Irsyad "mau disayang sayang"
"Isyad nanti bantu Ummi kalau adiknya pipis, Isyad bawain pampers"
Ummi : "kalau adik bayinya pup gimana?"
" Ummi yang bersihkan, kan Isyad masih kecil, belum bisa bersihkan pup sendiri, Ummi yang sudah besar yang bisa" (pinter juga jawabnya :D)
"kalau adiknya nangis Isyad bilang cep cep cep sayang"
"kalau adiknya mau minum Isyad bawain minumnya"
" Isyad mau main sama adik"
*Ummi mulai terharu* dalam hati berdoa " Ya Allah, kabulkanlah keinginan anakku, bila itu akan menjadi kebaikan untuk kami semua"
Irsyad masih terus ngoceh, "nanti Isyad bilang sama adiknya,....gak boleh nakal...gak boleh rewel, kesian kan Ummi sama Ayah cape"
*Ummi tambah terharu*
"Nanti adiknya boleh kok pinjem mainan Isyad... terus kita main berdua... gak ganggu Ummi, gak ganggu Ayah"
"Nanti Isyad ajak adik masak... eh gak boleh masak... nanti kalo adik udah besar boleh ikut masak, kalau masih kecil bahaya, ntar adik celaka, isyad gak mau ah"
"Nanti Isyad ajarin adik main lego, ajak adik lari2"
"Oh ya nanti adik diajak jemput Isyad ya Mi"
*Ummi tambah terharu biru*...semoga aja kelak ketika Irsyad punya adik, dia gak lupa sama semua rencana yang ada dibenaknya itu :P
Suatu hari Irsyad bilang " der Eric hat kleine brüder" (Eric, temennya, punya adik laki laki)"der Max hat kleine schwester" ( Max punya adik perempuan)
" der louis hat kleine brüder"
Si A punya adik,
Si B punya adik juga
Si C punya adik juga, pokonya diabsen semua sama Irsyad
"Aber warum Ich nicht?" (Tapi kenapa saya enggak?)
Ummi sama Ayah bilang " Ya karena Alloh belum kasih Syad, belum rejeki namanya nak"
Irsyad diam sejenak terus bertanya " Ayah, kenapa Si Alloh belum kasih aja adik untuk Irsyad"
Glek... halah.... pake kata Si untuk menyebut Alloh.
Kata Ayah " Irsyad kalau bilang Alloh gak boleh pake kata Si, Si Alloh, itu gak bagus nak..gak sopan, Alloh gak suka begitu"
Irsyad diem lagi, terus tanya lagi " Kalau Si Alloh rumahnya dimana Mi?" (eta keukeuh make si keneh). Mi balik tanya "kenapa Isyad kepengen tau Alloh rumahnya dimana?"
Kata Isyad lagi "Yuk, yuk...kita kerumah Alloh sebentar yuuk, Isyad mau tanya kenapa Isyad belum dikasih adik aja, Ayah, bisa anterin Isyad sebentar kerumah Alloh gak??"
Ummi sama Ayah, saling berpandangan ;)
Pernah suatu hari Ummi menambahkan kalimat " Kalau Alloh sudah bilang Kun fayakun Syad, Isyad tentu akan dapat adik bayi, makanya kita terus berdoa, semoga Kita diberi rejeki berupa adik bayi yang sehat sempurna lahir bathin".Kemudian sambil mengangkat kedua tangannya seperti orang sedang berdoa Irsyad dengan serius berkata " Alloh Bitte sagt Kun yakun, oke?". (Alloh tolong katakan Kun Fayakun, oke).
Haduuuhh pake kata oke lagi. Ummi sama Ayah yang denger, antara geli dan prihatin kok pake oke ya??.......
Sering juga Isyad datang pada Ummi, sambil ngelus ngelus perut Ummi dia tanya " Mi sudah ada adiknya belom?"
Mi bilang "belom Syad", Irsyad pun ngeloyor pergi lagi.
Suatu hari dia datang lagi, dan sambil megang2 perut Ummi dia bilang gini " Mimi, adiknya udah ada belum?" belum sempet Ummi jawab Irsyad udah ngomong lagi "Bisa gak sih ada adiknya di perut Mimi??" "Kalau gak bisa, adiknya taruh diperut Ayah aja, perut Ayah kan besar" *tuiiiiiiiiinnng, Ayahpun tergebok*. :p










